KPU Makassar Siapkan Dua Debat untuk Pilwalkot, Durasi Tetap 120 Menit

INKAM, MAKASSAR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat, mengumumkan bahwa pelaksanaan debat untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar akan dilakukan sebanyak dua kali.

Hal ini bertujuan, untuk memberikan kesempatan kepada para calon, untuk menyampaikan visi dan misi mereka secara lebih mendalam.

“Tidak mungkin hanya satu kali, karena pasti akan banyak pertanyaan yang tidak bisa dijawab dalam satu sesi,” ungkap Andi Muhammad Yasir dalam konferensi pers, Kamis (3/10/2024).

Meski jumlah debat dibatasi menjadi dua kali, Andi menegaskan bahwa durasi masing-masing debat akan tetap sama, yaitu 120 menit per sesi.

“Jadi tidak ada penambahan waktu, durasinya tetap 120 menit untuk satu kali debat,” jelasnya.

Hingga saat ini, lokasi penyelenggaraan debat masih belum ditentukan, karena pihak KPU masih perlu melakukan koordinasi terkait beberapa aspek teknis.

“Kami masih melakukan koordinasi, untuk melihat kondisi tempat yang memungkinkan untuk digunakan,” tambahnya.

Mengenai jadwal pelaksanaan debat, Andi mengatakan, pihaknya saat ini sedang merumuskan waktu yang tepat.

“Insyaallah, kami akan segera menggelar rapat pleno untuk menetapkan jadwal debat,” katanya optimis.

Untuk tema debat, KPU Makassar juga belum mengambil keputusan final.

Andi menyampaikan bahwa tema akan dibahas lebih lanjut, dengan para pasangan calon (paslon).

“Kami akan menyepakati tema bersama, tetapi teknis dan rincian tema akan didiskusikan bersama paslon. Kami juga akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pakar, untuk menentukan materi debat yang relevan,” terangnya.

Andi juga menambahkan, KPU berharap debat dapat disiarkan di televisi nasional.

“Kami pasti menginginkan agar debat kandidat ini dapat ditayangkan di TV nasional, karena penting untuk memaparkan visi dan misi secara luas. Namun, itu juga bergantung pada hasil koordinasi kami dengan pihak televisi mengenai anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, KPU Makassar berharap, debat Pilwalkot ini dapat menjadi ajang yang konstruktif bagi masyarakat, untuk memahami lebih jelas mengenai visi dan misi calon wali kota.

Comment